Daily Archives June 29, 2020

Cara Melatih Anak Tidur Sendiri

Cara Melatih Anak Tidur Sendiri

Cara Melatih Anak Tidur Sendiri

 Anak akan semakin bertambah dewasa dari hari ke hari. Mereka akan tumbuh besar dan menjadi lebih tinggi. Ada saatnya ketika anak harus tidur terpisah dari orang tua agar mereka dapat memahami arti dari privasi dan rasa kepemilikan terhadap kamar pribadi dan juga melatih mereka untuk lebih mandiri. Melatih anak tidur sendiri bisa dilakukan ketika anak sudah bisa dengan sendirinya bangun tanpa menangis. Beberapa anak memiliki waktu yang berbeda beda untuk tidur sendiri, namun ada baiknya kebiasaan tidur sendiri dilatih sejak dini.

Cara Untuk Melatih Anak Tidur Sendiri

Kecenderungan orang tua tidak ingin membuat anaknya merasa takut dan menangis. Banyak yang tidak membiarkan anaknya tidur sendiri karena takut anaknya terbangun lalu menangis karena ketakutan. Pandangan seperti itu bukanlah ciri orang tua yang baik, karena orang tua yang baik akan melatih anak tidur sendiri sehingga akan memberikan sebuah kesempatan kepada anak untuk menjadi lebih mandiri dan memupuk sikap pemberani mereka. Awalnya mungkin akan terasa berat, dan anak pun akan keberatan. Namun dengan komunikasi yang baik semua hal tersebut dapat dilewati dengan baik dan anak bisa tidur sendiri tanpa merasa takut.

Berikut ialah beberapa cara untuk melatih anak agar mampu tidur sendiri:

  • Rencanakan dan Beritahu Anak

Sebelum memutuskan untuk memisahkan tempat tidur anak, maka ada baiknya untuk memberikan informasi kepada anak bahwa dirinya sudah besar dan bisa tidur sendiri agar lebih lelap dan lebih nyenyak. Anak bisa diberikan contoh tokoh tokoh yang sudah terbiasa tidur sendiri ketika kecil dengan membacakan cerita cerita tentang mereka. Lalu menawarkan kepada anak untuk mulai tidur sendiri. Orang tua juga harus meyakinkan anak bahwa tidur sendiri pun aman karena anak masih satu rumah dengan orang tuanya.

Cara Melatih Anak Tidur Sendiri

 

  • Temani Dia Dalam Gelap

Jika anak kemudian takut dalam kegelapan sendirian, maka habiskan beberapa waktu terlebih dahulu bersama anak di dalam kegelapan sebelum akhirnya dia tertidur di kamarnya sendiri. Orang tua bisa mengajak ngobrol anak di tempat tidurnya dalam keadaan gelap dna bercerita bahwa gelap tidak selamanya menyeramkan. Ada banyak hal yang bisa didapatkan ketika suasana gelap.

 

  • Jadikan Rutinitas

Jika anak sudah mulai tidur sendiri sekali dua kali, maka kebiasaan tersebut perlu dirutinkan sehingga anak tidak akan merasa takut dan mulai terbiasa untuk tidur sendiri di kamar mereka. Anak pun bisa diberikan reward atau hadiah jika dalam seminggu penuh dia bisa tidur sendiri tanpa hambatan.

 

Itulah beberapa cara untuk melatih anak tidur sendiri. Cukup mudah dan bisa dilakukan oleh setiap orang tua yang memiliki anak yang beranjak dewasa. Agar anak merasa betah di kamarnya, maka tidak ada salahnya untuk mendesain kamar anak sedemikian rupa sesuai dengan keinginannya agar anak merasa bahwa kamarnya adalah kamar yang nyaman untuk dijadikan tempat tidur.

Read More

Pentingnya Pendidikan Tauhid Dan Entrepreneur Sejak Dini

Pentingnya Pendidikan Tauhid Dan Entrepreneur Sejak Dini

Pentingnya Pendidikan Tauhid Dan Entrepreneur Sejak Dini

Anak ialah anugerah dari sang Pencipta yang telah memberikan kepercayaan kepada Anda untuk membesarkan dan memberikan pendidikan yang layak sehingga di masa depan anak bisa menjadi sosok yang membanggakan dan mampu menolong orang tuanya. Pendidikan bagi anak menjadi hal yang penting, terutama pendidikan ketauhidan dan juga pendidikan entrepeneur atu wirasusaha. Pentingnya pendidikan tauhid dan entrepreneur sejak dini bukan tanpa alasan karena jika anak sudah dibekali tauhid dan ilmu entrepreneur maka di masa depan dia mampu menjadi anak yang berkarakter mulia dan produktif.

Alasan dibalik Pentingnya pendidikan tauhid dan entrepreneur sejak dini

Tauhid atau ajaran tauhid menjadi sebuah pondasi yang akan menentukan seseorang apakah baik dihadapan Tuhannya atau menjadi seseorang yang tidak memiliki keimanan. Anak yang merupakan amanah patut diberikan pendidikan tauhid yang baik agar kelak bisa menjadi hamba yang baik dan taat serta mampu memberikan pertolongan kepada orang tuanya sebagai anak sholeh yang do’anya tidak akan terputus meskipun orang tuanya sudah tidak ada.

Begitu juga dengan entrepreneur, ilmu kewirausahaan ini amat penting untuk dimilik oleh anak karena dengan bekal ilmu tersebut anak mampu menjadi lebih mandiri dan lebih produktif untuk bermanfaat bagi orang banyak tanpa harus selalu berpangku tangan kepada orang lain. Pentingnya pendidikan tauhid dan entrepreneur sejak dini akan menjadikan anak memiliki masa depan yang seimbang antara dunia dan akhirat. Anak akan mampu menjalani kehidupan masa depannya dengan pondasi yang kuat dan keimanan yang baik serta mampu menjadi insan mandiri yang bisa menciptakan usaha dan membuka lowongan pekerjaan untuk orang lain.

Pentingnya Pendidikan Tauhid Dan Entrepreneur Sejak Dini

Fase anak adalah fase yang pas untuk menanamkan keyakinan kepada Tuhan dengan ajaran tauhid sehingga akan mudah diserap dan difahami secara baik dan menyeluruh. Begitu juga dengan ilmu ilmu entrepreneur yang akan bisa dimanfaatkan oleh anak di masa yang akan datang.

Namun perlu diingatkan bahwa pemberian pendidikan tauhid dan entrepeneur hendaknya disesuaikan dengan usia anak. Ajarkan ajaran tauhid dan entrepreneur yang sederhana dengan contoh contoh nyata yang bisa mereka lihat dan rasakan. Lalu beranjak tumbuh semakin besar, ajaran tersebut bisa ditambah dan dikomplekskan sehingga anak mampu menyerap ilmu secara bertahap dengan baik. Pendidikan tauhiid entrepreneur bisa diberikan kepada anak dengan mengikutsertakan anak dalam berbagai kegiatan, eksplor dunia, dan juga melalui sekolah yang bisa menjadi ajang berinteraksi dengan manusia manusia lainnya.

Pentingnya pendidikan tauhid dan entrepreneur sejak dini bisa menjadi salah satu metode pemberian pendidikan kepada anak, baik melalui lembaga sekolah dan kursus, atau dengan memberikannya secara langsung di rumah karena orang tua pada dasarnya ialah guru yang paling baik bagi anak anaknya.

Read More